Ekonomi

Petani Tidak Punya Modal, Agrosolution Solusinya

WATAMPONE, KARYA RAKYATKU.COM– Tidak sedikit patani di Kabupaten Bone setiap musin tanam selalu terkendala dengan permodalan untuk pengelola lahan garapannya. Untuk mendapatkan permodalan agar tetap melakukan aktivitas pertaniannya petani melakukan pinjaman pada pedagang pedagang (tengkulak) dengan sistem bunga yang sangat mengcekit.

Akibat meminjaman dari tengkulak, petani hampir tidak menikmati jerih payahnya atau hasil keringatnya karena hampir semua yang didapatkan hanya untuk membayar pimjaman plus bunga dari sang tengkulak, dan prilaku ini berlangsung terus menerus.

Untuk memutus mata rantai tengkulak, PT. Pupuk Indonesia memberikan program untuk petani yang kekurangan modal yakni Agrosolution yakni sosusi pagi petani yang kekurangan modal.

Agrosolution tersebut dipaparkan Andika dari PT. Pupuk Indonesia dihadapan para pengecer pupuk yang bernaung pada bendera CV. Semoga Raya, di Hall Bank Mandiri Branch Watampone, Jl, Tamrin, Kamis (6/4/2021).

Araca tersebut disponsori CV. Somoga Raya salah satu Distributor Pupuk ternama di Kabupaten Bone dan dihadiri langsung Owner dan Direktris perusahaan tersebut dan Branch Manager Bank Mandiri Watampone Abdul Kadir Arisad dan Staf Bank Mandiri lainnya.

Andika memaparkan secara detail manfaat program Agrosulitian bagi petani, dengan program Agrosolutian petani disamping terbebas dari tengkulak, petani juga mendapat keuntungan yang tidak sedikit dari program Agrosolition.

“Kami harap petani yang kekurang modal dan terbebas dari tekanan tengkulak solusinya hanya agrosolution,” papar Andika.

Cuma memang menurut Andika, program agrosulition petani harus menggunakan pupuk non subsidi. Dalam program tersebut petani diberikan pendampingan dari PT, Pupuk Indonesia, dan PPL pertanian setempat baik penggunaan pukuk, cara pengolahan lahan, penggunaan pestisida sehingga petani dimudahkan segala hal.

Permodalan dari Agrosolution dikembalikan setelah panen dan tidak ada bunga dari permodalan Agrosolutian tersebut, “Petani mau untung dan terbebas dari tekanan tengkulak Agrosolutian
Sulusinya,”kunci Andika. (Andi Basri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top