News

Terpapar COVID 19, Kajari Pare Pare Sulsel Meninggal Dunia

MAKASSAR, KARYA RAKYATKU.COM– Informasi meningalnya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Pare-Pare Sulsel, Amir Syarifuddin cepat menyebar di Media Sosial khususnya di Facebook dan WhatsApp bukan hanya di Kota dimana dia menjadi Kajari, akan tetapi di juga di Kabupaten dimana almarhun dilahirkan yakni Kabupaten Bone.

Putra Kelahiran Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone Sulawesi selatan ini, dikabarkan meninggal karena terpapar Corona Virus Disiase (Covid) 19

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Parepare yang juga Wali Kota Pare pare Taufan Pawe, mengatakan, Amir Syarifuddin meninggal karena terkonfirmasi positif.

Kajari Pare pare, Amir Syarifuddin, meninggal dunia di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS), Kota Makassar, Selasa (12/1/2021).

Kabar duka ini dibenarkan oleh pihak rumah sakit. Disebutkan bahwa Amir mengembuskan napas terakhirnya siang tadi. “Meninggal dunia 12/01 pukul 12.55 Wita,” kata Aulia Yamin, Humas RSWS.

Sebelum dilarikan ke RSWS, Amir Syarifuddin sempat menjalani perawatan selama sepekan di RSU Andi Makkasau, Kota Parepare, akan teteapi kondidisi terus memburuk membuat pihak keluarga merujuknya ke Makassar yakni ke RSWS.

“Almarhum Amir Syarifuddin masuk tanggal 11 Januari pukul 17.00 Wita,” jelas Aulia.

Amir diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan penyakit gula. Hingga saat ini, Aulia menyebut jenazah Amir masih berada di RSWS.”Saat ini masih di RS Wahidin,” katanya.

Namun, masih kata Aulia, jenazah akan dibawa ke Kabupaten Bone atas izin Satgas COVID-19.

“Infonya jenazah akan dibawa ke Bone, dan sudah ada izin dari pihak Satgas,” tutur Aulia.

Sebelumnya, kematian Amir juga disampaikan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Parepare, Taufan Pawe. Dia mengatakan, Amir meninggal karena terkonfirmasi positif COVID-19.

“Almarhum berpulang tadi. Sempat dirawat di RSU Andi Makkaasau, kemudian dirujuk ke Makassar,” terang Wali Kota Parepare itu.

“Iya, terkonfirmasi COVID-19, sempat dirawat di RSU Andi Makkaasau, kemudian dirujuk ke Makassar,” jelas Taufan.

Kebarat di Kabupaten Bone merasa sangat kehilangan atas meninggalnya Amir Syarifuddin, “dia sangat baik kepada siapa saja, dan kami merasa kehilangan atas kepergian beliau,” ucar Andi Farida dan “Semoga beliau Husnul Khatimah dan selamat jalan Surga menantimu,” tutupnya dengan ucap tangis. (aba)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top