News

Kadis Pertanian, Sebaiknya Petani Padi Ikut Asuransi Usaha Tani Padi

WATAMPONE, KARYA RAKYATKU.COM– Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Pertanian telah meluncurkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Program ini untuk melindungi petan di Indonesia khususnya petani padi dari segala resiko gegalan panen akibat dari berbgai hal, seperti bencana alam dan serangan hama dan penyakit tanaman.

Bencana alam seperti kekeringan dan banjir bandan sering dialami petani Indonesia sehingga program AUTP bisa memberikan perlindungan bagi petani yang mengalami kegagalan akibat bencana alam tersebut, begitujuga kalau petani gagal panen akibat tanaman padinya terserang hama dan penyakit, seperti hama wereng dan hama-hama lainnya yang tidak bisa dikendalikan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone, Ir/ H. Sunardi Nurdin, M.Si saat ditemui di Ruang Kerjanya, Selasa (3/9/2019).

Mantan Kadis Kehutanan dan Perkebunan ini menyarankan dan berharap pada petani khususnya petani padi di Kabupaten Bone untuk ikut atau mendaftar sebaga peserta AUTP.

“Kami berharap pada petani khususnya petani padi untuk menjadi peserta Asuransi Usaha Tani Padi di Kabupaten Bone, karena manfaatnya sangat bagus ketika petani mengalami gagal panen akibat bencana alam dan serangan hama,”harap Sunardi Nurdin.

Alasannya adalah karena AUTP bisa melindungi petani akibat kegagalan panen yang sering dialami petani padi di Kabupaten Bone karena karena bencana alam dan serangan hama dan penyakit.

Sebelum petani masuk atau menjadi peserta AUTP, petani harus terdaftar sebagai anggota kelompok tani yang sudah terdaftar dan ada Surat Keputusan (SK) dari Bupati.

Setiap petani hanya dibebankan pembayaran sebesar Rp 36.000/Ha, karena pemerintah pusat sudah memberikan subsidi sebesar Rp 144.000/Ha/permusim tanam.

Dan kalau petani mengalami gagal panen akibat bencana alam dan terserang hama penyakit maka asuransi akan membayar sebesar enam juta Ruapiah (Rp.6.000.000)/Ha. (aba)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top