Ragam

Atraksi Tari Barongsai Memukau Ribuan Masyarakat Bone

WATAMPONE, KARYARAKYATKU.COM– Mellennial Road safety Festival (MRSF) yang digelar oleh POlres Bone, Ahad (17/3/2019), menampilkan berbagai acara, selain acara Gerak jalan santai dikuti sekitar 18 ribu orang, juga ada acara tari tradisional iannya.

Puncak acara MRSF dipusatkan di Lapangan Merdeka Watampone dan peserta gerak jalan santai dimanjakan dengan berbagai hiburan yang menarik, seperti kehadiran artis LIDA Selfi, sehingga Lapangan Merdeka Watampone disesaki manusia.

Tidak kala menariknya dan menjadi tontonan yang memukau ketika dikemuncak acara tersebut ditampilkan Tari Barongsai dari Gruop Tari XION MA LIONDANCE TROUPE Makassar Sulawesi Selatan

Penampilan yang membuat ribuan pasang mata berdecak kagum ketika kelompok Tari Barongsai tersebut mempertunjukkan akraksinya.

Atraksi yang sempurna membuat para petinggi di Kabupaten Bone yang menyaksikan langsung aktraksi tersebut memberikan aplaus.

Usai melakukan atraksinya, masyarakat berebutan untuk melakukan poto bersama dengan para penari Barongsai tersebut.

Atraksi Barongsai disaksikan langsung ketua Masyarakat Tionghoa Indonesia Kabupaten Bone, Hakim Lewa dan beberapa Tokoh masyarakat Tianghoa lainnya, seperti Jery Hartanto (Apping).

Jery Hartanto kepada Karya Rakyatku.Com, menyebutkan bahwa Group Tari Barongsai Xion Ma Liondance Troupe, merupakan Group Tari Barongsai yang terkenal dan terhebat di Sulawesi Selatan.

Caleg Partai Perindo Kabupaten Bone ini menyebutkan bahwa Group Tari Barongsai Xian Ma Liondance Troupe sengaja didatangkan dari Makassar untuk menghibur masyarakat Kabupaten Bone.

“Tari Barongsai Xion Ma Liondance Troupe sengaja didatangkan dari Makassar untuk menghbur masyarakat Kabupaten Bone,” ujar Pemilik Rumah Makan Larista ini.

Sekadar diketahui, Barongsai adalah tarian tradisional Cina dengan menggunakan sarung yang menyerupai singa, Barongsai memiliki sejarah ribuan tahun, catatan pertama tentang tarian ini bisa ditelusuri pada masa Dinasti Chin sekitar abad ke 3 sebelum masehi. (andi basri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top