Nasional

Poros Bone-Wajo Memprihatinkan, Butuh Campur Tangan Pusat

JAKARTA, KARYARAKYATKU.COM– Poros yang menghubungkan Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo di beberapa titik kondisinya sangat memprihatinkan. Poros tersebut merupakan urat nadi aktivitas masyarakat bukan hanya masyarakat di dua kabupaten Bone dan Wajo akan tetapi poros ini merupakan poros atau jalan Nasional yang menghubungkan Provensi sulawesi Selatan dan beberapa provensi di Pulau Sulawesi lainnya.

Titik poros yang sangat membahayakan bagi pengendara tepatnya di Desa Solo Kecamatan Duaboccoe Kabupaten Bone, kondisinya semakin memprihatinkan dan butuh penanganan cepat dari Pemerintah Provensi sulawesi selatan dan Pemerintah Pusat, dan kalau kondisi ini dibiarkan berlarut bisa badan jalan terputus total.

Kondisi ini diperparah karena abrasi sungai Walannae yang tidak bisa dikendalikan dan sudah meruntuhkan sebagian besar badan jalan.

Kondisi tersebut membuat Wakil Rakyat Kabupaten Bone mengambil perhatian, agar kondisi jalan Negara tersebut tidak berlarut dan tambah parah. Melalui komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone mendatangi Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Senin (17/12/2018) untuk menyampaikan kondisi kekinian jalan yang sudah rusak parah tersebut.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bone, H.Kaharuddin, menyebutkan bahwa kunjungannya ke Kementrian PUPR di Jakarta untuk meminta perhatian Pemerintah Pusat dan melakukan penganggaran, agar jalan yang rusak parah bisa diatasi pusat secepatnya.

Dari Hasil Pertemuan antara Komisi III dengan Kementerian PUPR, pihak Kementrian PUPR sudah berjanji, akan menganggarkan jalan yang rusak di poros Bone-Wajo pada pos anggaran bencana alam

“Kementerian PUPR sudah berjanji akan memperbaiki poros Bone-Wajo khususnya jalan runtuh, melalui anggaran bencana alam tahun anggaran 2019” jelas H. Kaharuddin.

Masih H. Kaharuddin, Kita berharap, agar realisasi anggaran bisa secepatnya, agar masyarakat tidak lagi was-was ketika melewati poros tersebut.

“Kita berharap agar realisasi anggaran bisa secepatnya sehingga masyarakat tidak lagi was-was melewati poros tersebut,”pungkasnya.

Laporan Andi Basri

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top