Hukum & Kriminal

Diduga Cemburu ! Laki-Laki Ini Dipotong Anunya Hingga Tewas

Cemburu merupakan emosi dan biasanya merujuk pada fikiran negatif dan perasaan terancam, takut, dan khawatir kehilangan sesuatu yang dihargai oleh seseorang, terutama merujuk pada hubungan manusia.

Cemburu sering kali merupakan gabungan emosi yang ditunjukkan seperti marah, benci, kekurangan, tidak berdaya dan meluat. Dalam makna umum yang digunakan dalam rencana ini, cemburu berlainan dengan iri hati, padahal kedua istilah secara populer hampir menjadi sama.

Cemburu merupakan perasaan biasa dalam hubungan sesama manusia. Cemburu sering kali disebut sebagai siri emosi kuat dan dibentuk sebagai pengalaman manusia secara umum.

Pada umumnya cemburu terjadi antara lawan jenis, tapi di zaman globalisasi dan modernisasi sekarang ini cemburu juga bisa terjadi diantara pasangan sesama jenis.

Seperti contoh kecemburuan yang terjadi antar sesama pasangan jenis di wilayah Bekasi. Seorang gay berinisial  S (40) kabur sejauh mungkin usai ia membunuh pasangan gaynya, Nasion Andi (56) di Cileungsi. Sampai akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Cikarang Barat

Dilansir dari forumkeadilan.com, S kabur karena tengah diburu polisi tempat ia menghabisi nyawa seseorang. Ia takut tertangkap. S diduga membunuh temannya sesama gay yang juga menjadi kekasihnya.

Korban ditemukan dengan posisi terlentang di ruang garasi. Saat ditemukan, wajah korban terlilit kain sarung dan ditutup bantal. Bagian kepala korban mengeluarkan darah, sementara kondisi alat kelamin pria itu telah terpotong. Menurut keterangan Polsek Cileungsi, motif sakit hati diduga menjadi pemicu.

S menyerahkan diri ke Polsek Cikarang Barat pada Senin (10/9/2018) malam. Polisi Cileungsi segera menjemput pelaku begitu mendapat telepon dari Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Elman Telaumbanu.

Sebelum dijemput kepolisian dari Cileungsi, pelaku pembunuhan S (40) diamankan di Mapolsek Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Senin (10/8/2018). Di sana ia irit bicara, namun membeberkan sejumlah pengakuan.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, AKP Elman Talaumbanua, menjelaskan, pelaku lebih banyak termenung karena ada perasaan campur aduk, seperti takut, marah, bersalah dan lainnya.

“Kata dia, 2 kali pukul (korban) pakai balok. Setelah dipukul kedua kali, korban jatuh. Dia potong kemaluan korban,” ucap Elman.

Elman kemudian bertanya motif pelaku menghabisi nyawa pasangan sesama jenisnya itu. Setelah sekira 15 menit pelaku membalas pertanyaan Elman.

“Dia jawab katanya kesal. Kalau bawa laki-laki lain enggak apa-apa, tapi jangan di depan mata saya,” kata Elman mengulang ucapan pelaku.

“‘Kalau enggak suka sama saya langsung ngomong, tapi jangan sakiti hati saya,” terang Elman lagi.

Elman mengkonfirmasi bahwa pelaku adalah gay, juga korban yang bernama Nasion Andi (58). Mereka menjalin hubungan asmara. Setelah membunuh Nasion Andi (58) secara keji, S kabur ke arah Kabupaten Bekasi. Ia melalui wilayah Setu, Tambun, Cibitung sampai akhirnya ke Cikarang Barat.

Saat ini, pelaku telah berada di sel tahanan Polsek Cileungsi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top